kompasiana

citizen jurnalizm

Politik

Mardiono Bertamu di Pondok Pesantren Tertua di Cilacap, PPP Diberkati Doa Kesuksesan di Pemilu

Jakarta – Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, mengunjungi Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu (20/1). Dalam kunjungannya tersebut, PPP mendapat doa dari pimpinan pondok agar lebih berkembang dan maju, serta dapat terus menyuarakan aspirasi umat.

“Alhamdulilah hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan para ulama di pondok pesantren ini, yang telah berdiri hampir 100 tahun dan memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan anak bangsa. Kami memohon doa restu agar PPP dapat mewakili dan memperjuangkan aspirasi umat,” ungkap Mardiono dalam keterangan tertulis pada Senin (22/1/2024).

Mardiono optimis bahwa PPP akan terus memberikan kontribusi positif untuk bangsa, negara, dan masyarakat dengan dukungan dan doa dari para kiai.

“Saya optimis karena PPP adalah warisan dari para ulama bangsa, dan setiap amanatnya selalu dijalankan, termasuk prinsip untuk tidak meninggalkan pesantren dan mematuhi ajaran kiai. Hal ini dilakukan untuk menjaga iman dan akidah, serta mengawal Bangsa Indonesia yang kita cintai,” tambahnya.

Di sisi lain, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, KH Imdadurrohman Al Ubudy, mendoakan kesuksesan PPP dan berharap partai tersebut terus maju dengan membawa aspirasi umat melalui program-programnya.

“Mudah-mudahan PPP semakin jaya, semakin maju, dan dapat menjadi suara aspirasi umat. Saya juga mendengar tentang program dari Pak Ganjar di Jateng yang sejalan dengan program PPP. Semoga partai lain juga dapat menyusul untuk membawa aspirasi masyarakat nahdiyin,” ujar Mardiono.

Selain itu, Mardiono juga menyoroti program dari pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang mencakup gaji untuk guru ngaji. Program ini sejalan dengan aspirasi para guru ngaji yang berperan penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak bangsa.